Baktiartha communications iklan koran logo  
Google
 
pasang iklan koran
Kami PT. BAKTIARTHA PERDANA Melayani PASANG IKLAN KORAN KOLOM, DISPLAY, PELELANGAN, PENGUMUMAN, RUPS, LAPORAN KEUANGAN, DUKA CITA, LOWONGAN KERJA, Untuk Pasang Iklan KOMPAS, MEDIA INDONESIA,TEMPO, PIKIRAN RAKYAT BANDUNG, WARTA KOTA , POS KOTA, SUARA PEMBARUAN, REPUBLIKA, BISNIS INDONESIA, MEDIA INDONESIA, THE JAKARTA POST, BERITA KOTA, HARIAN TERBIT, INDO POS, KORAN JAKARTA, KORAN TEMPO, NERACA, KEDAULATAN RAKYAT, RAKYAT MERDEKA, SEPUTAR INDONESIA, SINAR HARAPAN, WARTA KOTA, INVESTOR DAILY, KALTIM POS, BALI POST, JAWA POS, SINAR HARAPAN, SINGGALANG, SATELIT NEWS, RADAR BOGOR, RADAR BANTEN, MANADO POS, FAJAR MAKASSAR, BANJARMASIN POST, RADAR, LAMPUNG POS, KALTENG POS, LAMPUNG POS, CENDERAWASIH POS, Iklan Koran DAERAH dll.
HOME   CONTOH IKLAN KORAN   CONTACT   LINKS Bookmark and Share
 
 
Iklan koran jabodetabek
Iklan koran daerah
Iklan koran tips
Iklan koran online
pasang iklan koran
Counter Powered by  RedCounter
Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net
Powered by  MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
Google bot last visit powered by Scriptme
LINKS MEDIA

Kedaulatan Rakyat
wartakota.co.id
mediaindonesia.com
poskota.co.id
jawapos.co.id
pikiran-rakyat.com
fajar.co.id
wartabali.com
posmetrobatam.com
koran-jakarta.com
jurnalnasional.com
harianjoglosemar.com
metrosiantar.com
koranpendidikan.com
koranbanten.com
koranindonesia.com
republika.co.id
korantempo.com
seputar-indonesia.com
kompas.com
kaltimpost.co.id
thejakartapost.com

LINK PASANG IKLAN KORAN
iklankoran.net
baktiartha.co.id
biroiklankoran.com
iklanbariskompas.com
iklanbariskoran.com
iklankoran.co.id
iklankorandaerah.com
pasangiklankompas.com
iklankoranindonesia.blog.com
iklankoran-baktiartha.blogt.com
iklankoranjasa.blogspot.com
pasangiklankoran.blogspot.com
pasangiklandikompas.blogt.com
infoiklankoran.blogspot.com
infoiklankoran.blogspot.com
biroiklankoran.blogspot.com
iklanbariskoranjakarta.blog.com
pasangiklanbariskoran.blog.com
pc77.blogspot.com
iklankoran.multiply.com
iklankoranjasa.multiply.com
pasangiklankoran.multiply.com
agenresmi.multiply.com
iklankoran.indonetwork.co.id
pasangiklankoran.webs.com
iklankoran.webs.com
bahtiartha.webs.com
bariskoran.wordpress.com
iklankoran.wordpress.com
korandaerah.wordpress.com
iklandikompas.wordpress.com
iklankoran.110mb.com
iklankoranbaris.110mb.com
iklankorankompas.110mb.com
iklankorandaerah.110mb.com
iklankoran.blogdetik.com
iklanbariskoran.blogdetik.com
baktiartha.tokobagus.com
iklankorandaerah.blogspot.com

baktiartha.blogspot.com
Pasang Iklan Koran

Create Your Badge
Valid CSS!
free search engine website submission top optimization
test speed
Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!
NZPAGES - Your New Zealand Web Site Directory
Free SEO Tools
free counters
 
 


SEJARAH IKLAN DAN PERKEMBANGANNYA

SEJARAH IKLAN & PERKEMBANGANNYA

Pemasang iklan & promosi writes "Disadur dari :situs Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI)
Indonesian Association of Advertising Agencies
Sumber: http://www.iklancantik.com/

AWAL PERIKLANAN INDONESIA

Sejarah periklanan di Hindia Belanda sangat berbeda dengan perkembangan di Eropa atau Amerika. Hal ini tidak terlepas dari keterbelakangan industri di Belanda sendiri kala itu, serta diterapkannya sistem ekonomi merkantilisme.

Iklan pertama di Hindia Belanda muncul bulan Agustus tahun 1744, bersamaan dengan surat kabar pertama, yaitu Bataviaasche Nouvelles di Batavia (Jakarta). Surat kabar ini dapat dikatakan merupakan surat kabar pemerintah Hindia Belanda, karena ia diterbitkan dan dicetak oleh Vereenigde Oost Compagnie (VOC). Kenyataannya, hampir seluruh halamannya dipenuhi iklan.

IKLAN PERTAMA DI HINDIA BELANDA

Perintis tumbuhnya iklan di Hindia Belanda adalah Jan Pieterzoen Coen. Dia pendiri Batavia dan Gubernur Jenderal Hindia Belanda tahun 1619-1629. Dalam masa pemerintahannya, ia mengirim berita ke pemerintah setempat di Ambon dengan judul Memorie De Nouvelles, yang mana salinannya ditulis dengan tulisan tangan pada tahun 1621. Tulisan tangannya yang indah ternyata merupakan refleksi pula dari naluri bersaing antara pemerintah Hindia Belanda dengan Portugis. Kedua negara rupanya terlibat dalam perebutan hasil rempah-rempah dari kepulauan Ambon, dan Jan Pieterzoen Coen "menulis" iklan untuk melawan aktivitas perdagangan oleh Portugis. Lebih dari satu abad kemudian, setelah Jan Pieterzoen Coen meninggal tulisan tangannya diterbitkan kembali di surat kabar Batavia Nouvelles pada tanggal 17 Agustus 1744. Batavia Nouvelles merupakan surat kabar pertama di Hindia Belanda. Dengan demikian, iklan yang dimuatnya pun merupakan iklan pertama di Hindia Belanda. Kenyataan ini menunjukkan, bahwa surat kabar dan iklan lahir tepat bersamaan di Hindia Belanda.

Yang berperan dalam memediakan kembali iklan tersebut di Hindia Belanda adalah karyawan sekretariat dari kantor Gubernur Jenderal Imhoff, Jourdans.
Surat kabar Batavia Nouvelles hanya berusia dua tahun.(5)
Negeri Belanda, sejak abad ke-16 merupakan pusat penulisan silografi (tulisan tangan indah) di Eropa. Tulisan ini digunakan juga untuk penulisan iklan dalam bentuk poster.(6)

(4) G.H. Von Faber, A Short History of Journalism in the Dutch Indies. G. Kolf & Co., tanpa tahun terbit, hlm.13.
(5) Lucien Febre and Henri-Jean Martin, The Coming of the Book, London. Verso 1983, hlm.53.

IKLAN BUKU PERTAMA

Sejak Hindia Belanda diserahkan kembali oleh Inggris pada tahun 1812, percetakan surat kabar dikendalikan sepenuhnya oleh negara, meskipun perusahaan percetakannya yang berlokasi di negeri Belanda masih dimiliki dan dikelola oleh swasta. Sedangkan perusahaan percetakan buku yang juga dikelola oleh swasta dimulai tahun 1839, dipelopori oleh Cijveer & Company. Pada tahun 1842 perusahaan ini berubah nama menjadi Cijveer & Knollaert, karena sebagian besar sahamnya dibeli oleh perusahaan Knollaert. Perusahaan ini pun masih beralih tangan kepada Ukeno & Company, sebelum akhirnya dijual lagi kepada Bruyning Wijt. Perusahaan percetakan buku ini berpindah-pindah tangan, disebabkan kegagalan terus menerus dalam pemasarannya. Utamanya, karena mereka tidak dapat memanfaatkan periklanan akibat adanya larangan keras dari pemerintah kolonial. Baru pada masa Bruyning Wijt, perusahaan percetakan buku ini mengalami kemajuan, karena produk buku-buku mereka mulai dipublikasikan pula melalui iklan-iklan di surat kabar.

PERCETAKAN SURAT KABAR OLEH SWASTA

Tahun 1829 pemerintah Hindia Belanda mendirikan suratkabar Nederland-Indisch Handelsblad. Hampir seluruh iklan di suratkabar ini juga ditulis tangan.(7) Suratkabar ini merupakan organ dari perusahaan swasta komersial yang dipimpin oleh Dus Bus de Gisignes, mantan Gubernur Jenderal (1813-1815). Dua suratkabar pemerintah terdahulu, Batavia Nouvelles dan Bataviaasch Advertentieblad, tidak bertahan lama, karena tahun 1833 pemerintah kolonial Hindia Belanda mengambil kebijaksanaan yang mendukung penerbitan dan pencetakan suratkabar oleh swasta.

(7) Dr.C.W. Wormser, Drie en derting jaren op Jav, Ten Have, Adam 1944.

Sejarah mencatat pula beberapa suratkabar di luar Batavia (Jakarta). Misalnya, suratkabar mingguan Soerabaja Courant di Surabaya yang mulai terbit tahun 1833 dan baru menjadi harian empat tahun kemudian. Lalu tahun 1845 Oliphant en Compagnie, Semarang, mulai menerbitkan suratkabar mingguan Semarangsch Nieuws en Advertentiebald . Setelah kemenangan kaum liberal-demokrat di Belanda, berganti nama menjadi De Locomotief dan mulai terbit sebagai harian. Nama "lokomotif" yang digunakan suratkabar ini sekaligus dimaksudkan untuk memperingati pertamakali masuknya jalan kereta-api di Hindia Belanda membawa juga kemenangan bagi kaum pemodal. Maka semua suratkabar swasta di masa itu mulai bebas memuat iklan.

Untuk deskripsi ini lihat, J.S. Furnivall, Netherland-India: A Study of plural Economy. Cambrigde University Press, 1944, hlm.610; "Drukpers", Encyclopedia Nederland-India, hlm. 642-643.

Bataviaasch Advertentieblad yang tahun 1851 terbit kembali dengan nama Bataviaasch Iklanblad, setahun kemudian mengubah lagi namanya menjadi Java Bode. Suratkabar ini dimotori oleh Conrad Busken Huet sebagai pimpinan redaksi dan dicetak oleh W. Buining yang berkebangsaan Inggris yang datang ke Jakarta tahun 1848 sebagai pengusaha percetakan.

Belanda dengan kebijaksanaan pimpinan sebelumnya, Java Bode dilarang menyiarkan baik iklan-iklan pelelangan maupun iklan-iklan hasil pabrik. Mereka kuatir, timbulnya persaingan atau perang dagang sebagaimana yang pernah terjadi di Inggris dan Amerika. Meskipun tanpa iklan, Java Bode dapat bertahan selama 90 tahun, yaitu hingga masa invasi Jepang ke Indonesia.

Tahun 1858 Nederlandsch-Indisch Handelsblad pun berusaha bangkit kembali, tetapi akhirnya juga ditutup lagi oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1867. "

 
 
 
pasang iklan koran, pasang iklan koran jakarta, pasang iklan koran jabodetabek, pasang iklan koran seluruh indonesia, pasang iklan koran lowongan pekerjaan, pasang iklan koran pelelangan umum, pasamg iklan koran display, pasang iklan koran kolom, pasang iklan koran pengumuman, pasang iklan koran kompas, pasang iklan koran bali post, pasang iklan koran pikiran rakyat bandung, pasang iklan koran republika, pasang iklan koran bisnis indonesia, pasang iklan koran media indonesia, pasang iklan koran jakarta, pasang iklan koran harian terbit, pasang iklan koran radar bali, pasang iklan koran satelit news, pasang iklan koran daerah.

PT. BAKTIARTHA PERDANA Office: Jl. Duta Darma VI Blok D6/10 Pondok Hijau Ciputat. Phone : 740 3423 - 9459 1923 Fax : 740 3423
E mail : baktiartha@yahoo.com
Website :http://www.baktiartha.co.id